PREDIKSI PENGEMBANGAN VOLUME TANAH DI KAWASAN PIER

Johanes Suwono




Abstract


A study on swelling behavior had been conducted on the soil within the PIER industrial estate. It appeared that the swelling was due to the moisture deficiency in the soil, and not because of the existence of expansive clay minerals. Swelling pressures were obtained from oedometer tests on undisturbed samples, whereas for the overall heave the moisture deficit method was applied. By this method, a heave of 5 cm in average could be expected when swelling occurs.


Abstract in Bahasa Indonesia :

Dari hasil penyelidikan tanah yang menyeluruh di kawasan PIER telah diteliti apakah tanahnya termasuk expansif, serta berapa besar pengembangan dan tekanan yang diakibatkan olehnya. Ternyata tanah di kawasan ini mengembang akibat adanya defisiensi kadar-air. Tidak ada indikasi akan adanya mineral-mineral expansif. Besarnya tekanan akibat pengembangan ini diperoleh dari pengujian dalam alat oedometer, sedangkan besarnya pengembangan diperkirakan berdasarkan perbedaan kadar-air volumetrik. Dari perbedaan kadar-air volumetrik dapat diprediksi rata-rata besar pengembangan yang akan terjadi adalah sekitar 5 cm.

Kata kunci : tanah expansif, pengembangan, defisiensi kadar air.


Keywords


expansive soil, heave, moisture deficiency

Full Text: PDF

Instructions for Preparing Papers for CED.docx
The Journal is published by The Institute of Research & Community Outreach - Petra Christian University.

©All right reserved 2016.Civil Engineering Dimension, ISSN: 1410-9530, e-ISSN: 1979-570X

 

View My Stats


Copyright © Research Center Web-Dev Team