PENGARUH VARIASI TEKANAN KEMPA TERHADAP KUAT LENTUR KAYU LAMINASI DARI KAYU MERANTI DAN KERUING
Vol. 8 No. 1 (2006): MARCH 2006
Articles
Downloads
Abstract in BahasaIndonesia :
Pemakaian kayu sebagai bahan struktural tidak hanya terbatas sebagai kayu utuh, tetapi juga sebagai balok laminasi atau glulam. Proses perancangan kayu dipengaruhi beberapa faktor seperti, tingkat keahlian perancang, faktor kayu yang digunakan beserta kombinasinya, perekat dan proses perekatannya serta proses pengempaannya. Penelitian ini mencari besar tekanan kempa optimum untuk mendapatkan kekuatan lentur maksimum kayu laminasi dari kayu Keruing dan Meranti yang direkatkan dengan perekat Polivynyl Asetat (PVA) dan Melamin Formaldehyde (MF). Kombinasi yang digunakan pada benda uji lamiasi adalah Keruing Meranti Keruing (KMK), Keruing Keruing Meranti (KKM), dan Keruing Meranti Meranti (KMM), dengan tekanan kempa rencana sebesar 0,2 MPa, 0,6 MPa, 1,0 MPa, dan 1,4 MPa untuk semua kombinasi. Proses pengempaan dilakukan selama enam jam. Hasil pengujian pada benda uji kuat lekat menunjukkan keteguhan rekat maksimum sebesar 75,13 kg/cm2 dicapai dengan tekanan kempa 0,6 MPa dengan perekat MF. Sedangkan pada balok laminasi kuat lentur maksimum mencapai 656,37 kg/cm2 pada tekanan kempa 0,6 MPa dengan kombinasi kayu Keruing Meranti Keruing dan perekat MF.
PENGARUH VARIASI TEKANAN KEMPA TERHADAP KUAT LENTUR KAYU LAMINASI DARI KAYU MERANTI DAN KERUING. (2006). Civil Engineering Dimension, 8(1), pp. 25-33. https://doi.org/10.9744/ced.8.1.pp. 25-33
Downloads
Download data is not yet available.
Articles published in the Civil Engineering Dimension (CED) will be Open-Access articles distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution License (CC BY). CED allows the author(s) to hold the copyright without restrictions and retain the publishing rights without restrictions.
How to Cite
PENGARUH VARIASI TEKANAN KEMPA TERHADAP KUAT LENTUR KAYU LAMINASI DARI KAYU MERANTI DAN KERUING. (2006). Civil Engineering Dimension, 8(1), pp. 25-33. https://doi.org/10.9744/ced.8.1.pp. 25-33





